RSS

buat para calon psikolog dan orang tua

25 Feb

Hari ni tadi aku kuliah deteksi dini perkembangan anak, Bu Suci, dosen kami yang penuh dengan pengalaman di unit tumbuh kembang anak, membagikan pengalamannya. hehe.. sebelumnya saya mengucapkan terima kasih pada beliau, Bu Suci, untuk kuliah yg diberikan.
Kuliah deteksi dini sangat berguna bagi kita para anak2 muda, hehe gak usah tabu kan ya pada waktunya nanti semua juga akan membina suatu keluarga *maka sangat diperlukan dalam mengetahui perkembangan anaknya suatu saat nanti*
Mempersiapkan diri bagaimana menjadi orang tua yang baik untuk mengetahui perkembangan anaknya di usia emas, yaitu 0 tahun sampai balita. Banyak orang tua tidak tahu mengenai hal ini. Jadi saran saya sebelum menikah, persiapkan potensi dan pengetahuan anda sebagai salah satu kesiapan menempuh kehidupan yang baru. Apalagi calon seorang psikolog, jika suatu hari sudah mendapat izin praktek lalu mendapat klien anak usia 2 tahun, lalu berkata “wah, anak seusia ini belum bisa dievaluasi bu, harus nunggu usia 5 tahun”. Padahal banyak hal yang bisa dilakukan dalam rentang waktu 3 tahun.
Deteksidini perkembangan anak yaitu mengetahui atau meneliti seawal mungkin perkembangan anak sejak usia dini. Jadi tidak usah menunggu usia 5 tahun dulu untuk mengetahui normal atau tidaknya perkembangan anak.
Sudah ada penelitian membuktikan bahwa anak dapat mendengar sejak dalam kandungan ibunya.
Kalau anak bisa melihat di usia 40 hari.
anak bisa jalan tu 12-16 bulan batas normal.
anak tengkurap usia 4-5 bulan.
dan masih banyak lagi perkembangan lainnya, bisa dilihat teorinya Havigurst mengenai perkembangan. Orang tua bertanggung jawab dalam perkembangan psikologis, biologis dan sosial anaknya.
Anak usia balita- 6/7 tahun memperoleh keterampilan melalui imitasi, jangan disalahkan kalau anak dalam usia tersebut suka berdandan meniru penampilan ibunya.
Dari usia bayi, sebaiknya orang tua berkomunikasi dengan baik melalui verbal maupun non verbal. Melatihnya untuk berbicara melalui nyanyian saat digendong, memberikan ekspresi yang positif seperti senyuman dan rasa kasih sayang yang memberikan rasa aman pada bayi.
Banyak sekali contoh kasus yang terjadi pada anak. Misalnya, psikosomatik. Tidak hanya orang dewasa saja yang mengalaminya, anak-anak juga bisa menderita psikosomatik. Anak menjadi enggan ke sekolah atau mengeluh sakit, padahal tidak ada penyakit fisik pada dirinya, setelah di deteksi ternyata anak takut pada gurunya lalu menyebabkan trauma. Ada juga kasus anak yang fobia sosial, pada kasus ini anak takut atau menangis jika bertemu dengan orang lain yang asing baginya. Bahkan tidak hanya merasa takut tetapi juga menangis. Perlu penanganan terapi dari psikolog, bila diperlukan juga family terapi.
Masa anak-anak adalah masa penting dalam kehidupan manusia. Hal-hal yang terjadi pada masa anak-anak bisa saja berdampak pada tahap kehidupan selanjutnya. Maka, menjadi tanggung jawab kita bersama selaku calon2 orang tua, calon psikolog profesional, dan profesi2 terkait untuk menciptakan generasi yang unggul dan berkualitas.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 25, 2011 in psychology

 

Tag: , , , , , , , , ,

2 responses to “buat para calon psikolog dan orang tua

  1. bandoro purnadi

    Februari 25, 2011 at 7:18 am

    hmmm…kalau anak laki-laki usia 6-7tahun, terus meniru ibunya juga???bapaknya piye jal?πŸ™‚
    maaf mbak,psikomotorik tu yg gimana yah… :p

     
  2. bersukacitalah

    Maret 2, 2011 at 6:08 am

    wkwkw..yang cewek mz..klo yg cowok blm tau aq, aq pernah observasinya ke anak cewek..psikomotorik itu keterampilan gerak, ada psikomotorik kasar itu seperti berjalan,berlari,menendang. Klo psikomotorik halus tu antara lain menulis gt..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: